Assalamu'alaikum teman-teman (:
Mohon maaf ya, untuk kali ini juga saya tidak akan membahasa tentang benda langit ataupun fenomena alam dikarenakan buku ensiklopedia saya tertinggal di sekolah, jadilah saya kehabisan referensi. Nah, untuk kali ini, saya akan memperkenalkan ilmuwan-ilmuwan hebat yang beragama Islam, selamat membaca.
1. Ibnu Sina
Ibnu Sina atau yang dikenal di barat adalah Avicenna ini adalah seorang dokter,ilmuwan dan juga filsuf kelahiran Persia atau sekarang lebih dikenal dengan nama Iran. Ia juga seorang penulis yang handal dan biasanya ia menulis tentang filosofi dan pengobatan.
Bagi orang pengatakan bahwa Ibnu Sina ini adalah “Bapak Pengobatan Modern” ia juga mempunyai banyak karya di bidang kedokteran. Karya yang paling terkenalnya adalah Qanun Fi Thib yang merupakan refensri di bidang kedokteran selama berabad-abad.
Buku karya Ibnu Sina yang masih dipakai menjadi referensi ada beberapa yaitu adalah:
– Qanun fi Thib ( Aturan Pengobatan )
-Asy Syifa ( terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagao macam ilmu pengobatan )
-An Najat
Dan masih banyak lagi karya-karya Ibnu Sina yang masih di sampai saat ini oleh para dokter di seluruh dunia.
2. Al-Khawarizmi
Tokoh ilmuwan muslim dan penemuannya yang kedua adalah Al-Khawarizmi beliau ahli dibidang geografi, matematika, astronomi, dan astrologi. Al-Khawarizmi berasal dari Persia dan lahir sekitar tahun 780 m dan wafat pada tahun 850 m di Baghdad. Sepanjang hidupnya ia bekerja menjadi dosen di salah satu universitas di Baghdad.
Buku pertamanya adalah Al Jabar buku ini membahas tentang solusi sitematik dari liener dan notasi. Ada banyak sekali karya-karya beliau diantaranya adalah:
– Al-kitab al-mukhtasar fi hisab aljabr wal-muqobala { kitab yang merangkum perhitungan perlengkapan dan perhitungan }
Masih banyak lagi karya beliau yang diabadiakan dalam tulisan-tulisannya.
3. Al-Biruni
Al-Biruni adalah ilmuwan yang berasal dari Persia atau sekarang lebih dikenal dengan negara Turmekistan ia merupakan ilmuwan yang ahli dibidang astronomi, fisikawan, filsuf, ahli farmasi, obat-obatan dan lainnya dan ia yang menyatakan teori bahwa bumi itu bulat.
Al-Biruni di lahirkan di Turmekistan atau Khiva di kawasan danau Aaal di Asia Tengah yang masa kekaisaran Persia. Dia belajar matematika dan pengkajian bintang dari gurunya Abu Nashr Mansur. Beliau memiliki 120 buku diantara ada yang membahas tentang matematika dan ia meyumbangkan pada bidang matematika yakni:
-Arimatika teoretis dan praktis
-Penjumlahan Seri
-Analisis Kombinatorial
-Kaidah Angka 3
-Bilangan Irasonal
dan masih banyak lagi teori tentang matematika karya Al-Biruni ini.
4. Al-Zahrawi
Pada abad pertengahan islam memiliki seorang dokter yang ahli di bidang kedokteran gigi dan kelahiran anak. Ilmuwan tersebut adalah Al-Zahrawi atau dikenal di dunia barat dengan nama Abulcasis pada tahun 936 dan wafat pada tahun 1013 Masehi.
Semasa beliau hidup beliau selalu mempelajari ilmu kedokteran gigi dan kelahiran, selain itu beliau juga menemukan oba-obatan. Beliau juga pernah membuat alat bedah sistem pengoprasian dan pada saat itu adalah alat yang tergolong maju.
Karena keahliannya ini Al-Zahrawi diangkat menjadi seorang dokter di kerajaan di masa kekhalifahan Al-Hakam II dan Kekhalifahan Umayyah. Salah buku yang bernama Al-Tasrif yang membahas tentang kedokteran, termasuk diantanya adalah tentang gigi dan kelahiran anak.
Ketika menjabat seorang dokter di kerjaan beliau membuat buku tentang pengobatan dan pembedahan gigi yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa latin oleh Gerordo yang berasal dari Cremona. Dan selam lima abad para dokter dan ilmuwan menjadikan karya nya Al-Zahrawi menjadi sumber utama dalam bidang kedokteran dan pengobatan.
5. Al-Khindi
Al-khindi adalah seorang ilmuwan islam yang mengarang sekitar 270 buku tentang ensiklopedia. Beliau juga ahli dalam bidang matematika, fisiki, kedokteran, music, geografis, filsafat, dan Yunani kuno. selain itu Al-Khindi juga seorang filsuf muslim yang taat dan disiplin.
Ilmuwan yang lahir 801 ini adalh filsuf pertama yang bergama islam yang mahir berbahasa Yunani selain itu dia juga ahli dalam berbahsa Arab. Dalam dunia barat mengenal Al-Khindi dengan nama Al-Kindus yang akhirnya banyak dikenal orang kalau Al-Kindi non-Muslim.
Ilmuwan Eropa yang menerjemahkan karya Al-Kindi dari bahasa arab je basa Yunani adalah Aristoteles dan Plotinus. Kelebihan Al-Kindi adalah menghadirkan filsafat Yunani kepada kaum Muslimin setelah berhasil mengilamkan pemikiran asing tersebut kedalam islam.
Dengan pemikiran cemerlangnya Al-Khindi kemudian dikenal sebagai ilmuwan yang serab bisa meliputi ilmu pengobatan, farmakologi, astrologi, matematika, optic, zoology, meteorology dan gempa bumi.
Ya! itu dia tokoh Ilmuwan islam yang sangat dibanggakan, sebenarnya masih banyak ilmuwan-ilmuwan islam, namun tidak saya tuliskan. Semoga kita bisa meneruskan jejak mereka, Amin.
Semoga bermanfaat dan terimakasih (:





Komentar
Posting Komentar