Langsung ke konten utama

Kau tak pernah sendiri

 Gambar terkait




Wahai saudaraku . . . Renungkanlah, renungkanlah, renungkan sampai tak ada yang kita fikirkan selain dia yang menciptakan kita

Kehidupan tempat kita belajar dan berinteraksi juga bersosialisasi. Tak mungkin kita hidup dalam kesendirian. Terus yang lain dianggap apa??
Saat diri merasa sendiri. Dunia terasa sempit. Penuh sesak dan sumpek! Mata berurai hati berprasangka.
Pejamkan matamu sejenak. Jernihkan fikiran beningkan hati. Seringkali kita terjebak pada fikiran yang salah. Hingga tindakan dan ucapan pun salah!

 Saat kamu merasa, orang tak lagi memperdulikanmu.. 

Tapi ingatlah Allah yang selalu peduli.
Saat kamu merasa sendiri..
Hingga berfikir seolah tak ada lagi orang yang memperhatikanmu..
Tapi ingatlah Allah yang selalu memperhatikanmu… 

Saat kamu merasa sendiri.. 

Hingga berfikir tak ada lagi orang yang mau mendengar ceritamu, keluhmu, kesahmu, bahagiamu…
Tapi ingatlah Allah yang kan selalu setia Mendengarmu
Kapanpun kamu mau! 

Saat kamu merasa sendiri.. 

Hingga kamu berfikir orang-orang telah meninggalkanmu..
Tapi ingatlah Allah yang tetap setia menunggumu
Yang takkan pernah meninggalkanmu…
Kecuali kamu sendiri yang meninggalkan-Nya..
Dia slalu ada untukmu.. 

Saat kamu merasa sendiri.. 

Hingga kamu berfikir seolah tak ada yang dapat kita percaya..
Tapi ingatlah Allah, Kita harus tetap percaya Pada-Nya..
Dia selalu memberi kita.. kesempatan untuk memperbaiki segalanya.. 

Saat kamu merasa sendiri.. 

Hingga kamu berfikir orang-orang telah mengkhianatimu..
Tapi ingatlah Allah, bahwa Dia tak pernah berkhianat apalagi mendzalimi Hamba-Nya..
Justru terkadang kitalah yang melakukan itu namun Allah selalu mengampuni dan memaafkan.. 

Saat kamu merasa sendiri.. 

Karna hati terlalu berharap pada makhluk-Nya
Maka, Jangan kecewa bila suatu saat orang yang kamu harapkan tak jua menghampiri..
Atau tak sesuai yang diharap..
Karna manusia memiliki keterbatasan, sementara Allah tidak berbatas..
Jadi berharaplah pada-Nya..
Maka kamu takkan kecewa..
Justru keikhlasan dan kesabaran yang kamu dapatkan! 

Saat kamu merasa sendiri.. 

Ingatlah selalu Allah..
Selama diri mengingat-Nya dan hati yakin padaNya..
Maka sepimu tiada!
Maka sedihmu sirna!
Berharaplah selalu pada Allah! Maka Allah membalasmu dengan Cara terbaiknya! Jadi benar! kita tidak sendiri! Allah bersama kita, jadi apa yang Kita takuti,,,?

“Selama kita berserah diri pada-Nya, maka kita tidak sendiri, Semua problema, semoga dapat mendewasakan diri kita untuk lebih baik dan lebih……..lebih…….lebih mendapat Kesabaran” Insya Allah..Aamiin..
“Ya Allah Ya Rabb Beri kami kekuatan tuk Menjalani semua uji Dan Qadha-Mu, Ku yakin, semua itu mengandung hikmah yang terselip, Agar aku senantiasa lebih Mendekat lagi pada-Mu.
Rabb,

Buanglah semua kebencian ataupun prasangka yang masih menyelimuti hati, Ku tak ingin ya Rabb,
Menodai kesucian hatiku karna prasangka dan penyakit hati lainnya, Yang membuat hatiku kelam dan ternoda.


Pada-Mu aku berharap..
pada-Mu Aku bersujud..


Bimbinglah aku!
Tegarkan aku..
Sabarkan Aku..

Penuhi dengan Cinta ,Rahmat dan Kasih sayang-Mu”

Aamiin Allahumma Aamiin..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Surat Al-Mulk

1. Diampuni dosanya Dari Abu Huroiroh, Nabi -shollallohu alaihi wasallam- bersabda : “Ada surat dari Alqur’an yang terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat memberikan syafa’at bagi ‘temannya’ (yakni orang yang banyak membacanya) sehingga orang tersebut diampuni dosanya, yaitu: Surat Tabarokalladi bi yadihil mulk“. (HR. Abu Dawud dg redaksinya, diriwayatkan pula oleh at-Tirmidzi dan yang lainnya. Hadits tersebut shohih dan telah di-shohih-kan oleh Ibnu Hibban, al-Hakim, dan adz-Dzahabi, sedangkan at-Tirmidzy dan Albani menghasankannya) Anas bin Malik mengatakan, Rosululloh-shollallohu alaihi wasallam bersabda: “Ada surat dari Alqur’an, ia hanya terdiri dari 30 ayat, Surat tersebut dapat membela ‘temannya’ sehingga memasukkannya ke surga, yaitu: Surat Tabarok“. (HR. Thobaroni dalam Mu’jamul Ausath, dan dihasankan oleh Albani dalam Shohihul Jami’)      2. Dihindarkan dari siksa kubur dan siksa neraka   Keutamaan kedua yang dapat diperol...

About Me

Assalamu'alaikum Teman-teman Sebelumnya, mohon maaf karena saya mengganti nama Blog dikarenakan kebingungan saya terhadap postingan-postingan selanjutnya.  Kali ini saya akan membuat perkenalan sederhana. Ya! Harusnya ada di awal tapi karena lupa alhasil jadi di tengah. Ok langsung saja . . . Saya siapa ??? Nama lengkap saya Riztia Destiana, tapi di sekolah sudah viral dengan sebutan "Riztia Dz" entah mengapa haha, dimana-mana saya akrab dipanggil Tia. Saya lahir di Sukabumi tanggal 23 Desember 2003 dan saat ini umur saya 14 Tahun. Blog ini saya buat sebenarnya untuk menyelesaikan tugas TIK. Namun, insya allah akan saya kelola walaupun tugasnya sudah selesai nanti, mohon do'anya. Saya bersekolah di SMPN 1 Cisaat, Sukabumi. Sekarang, saya duduk di kelas 9 tepatnya 9F. Di sekolah saya mengikuti ekstrakulikuler Teater dan Literasi. Namun semenjak kelas 9, saya fokus untuk belajar. Saya mempunyai dua orang kakak tetapi di rumah saya tinggal hanya bersama orang ...

Manfaat membaca Al-Quran

  1. Menjadi Sebaik-Baik Orang Menurut Rasulullah Menjadi orang baik memang sanagt menguntungkan baik dari sisi akhirat maupun dari sisi dunia. Jika orang yang mengatakan kita baik adalah orang besar seperti presiden maupun tokoh agama lainnya. Pastilah kita akan sangat senang dengan hal demikian. Lantas bagaimana jika yang menyebut kita baik adalah Rasulullah, tidak terbanyang bagaimana bahagianya kita sebagai seorang muslim dalam berusaha untuk menggapai perkara demikian. Dari Utsman Ibu Affan Rasulullah bersabda : “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”  [HR. Bukhari] 2. Membaca Al Quran Sebagai Pemberi Syafaat Siapa yang tidak senang hatinya jika di akhirat kelak diberi sayafaat dari hal yang ia cintai. Begitu pula dengan bacaan Al Quran yang dibaca oleh seorang hamba. Keutamaan membaca Al Quran berikutnya alah sebagai pemberi syafaat di akhirat kelak. Hal ini berdasarkan dari hadits Abu Umamah al-Ba...